Statistik

Geografi dan Topografi Nagari

Kondisi geografis, iklim, dan pemanfaatan lahan Nagari Kamang Tangah Anam Suku.

500–1000mdpl

Ketinggian

27–30°Celsius

Suhu Rata-rata

5–20%Kemiringan Tanah

Topografi

2000–2500mm / tahun

Curah Hujan

Luas Wilayah per Jorong

Total 4,214 km²

Profil Wilayah

Nagari Kamang Tangah Anam Suku sebelum dimekarkan jorong memiliki dua jorong yaitu Jorong Bansa dan Jorong Pakan Sinayan.

Nagari Kamang Tangah Anam Suku berada pada daratan tinggi 500-1000 meter di atas permukaan laut, dengan topografi daratan yang dibarengi dengan perbukitan. Perbandingan antara dataran dengan perbukitan adalah 90:10. Kemiringan tanah berkisar 5-20 %. Jenis tanah di (wilayah dataran) berupa tanah humus yang cocok untuk semua jenis tanaman, sedangkan wilayah perbukitan terdiri dari tanah dan batuan karst.

Suhu rata-rata di Nagari Kamang Tangah Anam Suku berkisar 27–30C dan Suhu udara sejuk dengan kelembaan relatif rendah. Sedangkan curah hujan cukup tinggi pertahun 2000-2500 mm/tahun tanpa bulan kering, curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Agustus (161 mm) dengan hari hujan sebanyak 14 hari, sedangkan curah hujan terendah terjadi pada bulan Februari ( 67 mm ) dengan hari hujan sebanyak 5 hari. Kondisi iklim tersebut tidak berpengaruh terhadap aktivitas penduduk.

Dari kondisi topografi yang ada di Nagari Kamang Tangah Anam Suku akan mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi masyarakat dan ketersediaan lahan. Penggunaan lahan di Nagari Kamang Tangah Anam Suku di dominasi areal pertanian, perumahan sarana prasarana perkebunan dan bentuk lainnya.

Topografi Wilayah

Dataran 90%
Bukit 10%

Perbandingan dataran dan perbukitan sebesar 90:10, dengan kemiringan tanah 5–20% pada ketinggian 500–1000 mdpl.

Curah Hujan Bulanan

67 mm
Februari5 hari hujan
161 mm
Agustus14 hari hujan

Curah hujan tahunan 2000–2500 mm tanpa bulan kering — tertinggi Agustus, terendah Februari.

Jenis Tanah

Tanah Humus — Dataran

Cocok untuk semua jenis tanaman pertanian.

Tanah & Batuan Karst — Perbukitan

Wilayah perbukitan terdiri dari tanah dan batuan karst.

Penggunaan Lahan

Lahan Didominasi Pertanian

Kondisi topografi nagari mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi masyarakat dan ketersediaan lahan — penggunaan lahan didominasi areal pertanian, perumahan, sarana prasarana, perkebunan, dan bentuk lainnya.